Baca dan Tulis

Ilustrasi Membaca, Sumber: Bobo (bobo.grid.id)

Membaca dan menulis memang kegiatan yang mengasyikkan, tetapi akan lebih menantang jika kita mau menelaah lebih jauh lagi, kenapa seperti ini dan kenapa seperti itu, sehingga akan membuat kita semakin paham dan yakin dengan apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang sebenarnya kita lakukan.

Membaca dan menulis sepertinya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Saat kita membaca, kita juga menulis. Namun, tidak menulis ke dalam sebuah lembaran kertas, melainkan menuliskan informasi yang kita baca ke dalam pikiran kita.

Begitu juga dengan menulis. Saat kita merangkai berbagai kata-kata menjadi sebuah tulisan, sejatinya kita juga sedang membaca dan menyusun kata-kata agar bisa menjadi rangkaian kata yang baik dan benar.

Membaca maupun menulis sejatinya lebih luas ketimbang bermain dengan kata-kata di atas kertas. Membaca keadaan sekitar, emosi seseorang, bahkan emosi diri sendiri juga merupakan kegiatan membaca. Kemudian, menuliskan apa yang kita baca juga bisa denga menuliskan secara ekspresi. Kita bisa tertawa, sedih, senang, galau dan kita juga bisa mengekspresikan dengan berpikir, dan hanya kita yang tahu apa yang kita pikirkan.

Di situlah yang membedakan kita dari orang lain. Bagaimana kita bisa membaca maupun menulis bukan hanya dari satu sisi, melainkan sisi-sisi lain yang akan menambah cara pandang kita terhadap sesuatu tersebut. Kemudian, bagaimana kita mengolah informasi sebaik mungkin tanpa tergesa-gesa dalam memberikan kesimpulan atau jawaban, di situlah letak kekuatan berpikir kritis kita yang pasti akan berbeda dengan orang lain.

Membaca dan menulis memang kegiatan yang mengasyikkan, tetapi akan lebih menantang jika kita mau menelaah lebih jauh lagi, kenapa seperti ini dan kenapa seperti itu, sehingga akan membuat kita semakin paham dan yakin dengan apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang sebenarnya kita lakukan.